Bhabinkamtibmas dari sejumlah jajaran mengawal berbagai kegiatan tradisi bersih desa, tasyakuran dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar serentak di beberapa wilayah Kota Kediri, pada Kamis (2/7/2026). Selain memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, personel kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga.
Di Kelurahan Pakelan, Bhabinkamtibmas Aiptu Hendrik menghadiri kegiatan Bersih Desa di Punden RT 07 RW 02, Jalan Trunojoyo. Pada kesempatan tersebut, ia berdialog dengan warga sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan agar situasi tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, di Kelurahan Ringinanom, Bhabinkamtibmas Aipda Eko Prayitno mengikuti tasyakuran dan doa bersama di Punden Mbah Geng dalam rangka Bersih Desa sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Melalui kegiatan tersebut, warga diajak memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar, ketua RT/RW, dan sekitar 300 warga mengikuti tradisi Merti Dusun atau Bersih Desa di RW 01 Kelurahan Pesantren. Tradisi yang digelar sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa itu juga menjadi sarana melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat persaudaraan antarmasyarakat.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat kemitraan dengan warga melalui pendekatan humanis.
“Tradisi bersih desa maupun peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum yang baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak seluruh masyarakat agar terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., menilai pelestarian tradisi lokal yang dibarengi dengan penguatan nilai kebersamaan dapat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan budaya dan doa bersama, hubungan antara masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah, dan kepolisian semakin erat. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan,” katanya.
Selain menghadiri kegiatan adat dan keagamaan, para Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Seluruh rangkaian kegiatan di Kelurahan Pakelan, Ringinanom, dan Pesantren berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik sekaligus menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif.








Users Today : 1665
Users Yesterday : 1993
Total Users : 393611
Views Today : 7278
Total views : 2468348
Who's Online : 20