Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren, Kota Kediri bersama unsur tiga pilar melaksanakan pemantauan kegiatan pengambilan atau “ngangsu” air di tujuh mata air yang berada di wilayah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian tradisi masyarakat dalam menyambut peringatan 1 Suro, sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur yang dikenal sebagai babat Kelurahan Pesantren, yakni Mbah Nggolo.
Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Tradisi ngangsu air merupakan salah satu kegiatan yang masih dijaga oleh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus pelestarian nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dalam kegiatan tersebut, warga mengambil air dari sejumlah sumber mata air yang dianggap memiliki nilai historis dan budaya bagi masyarakat Kelurahan Pesantren.
Aiptu Siswanto mengatakan kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan dan pengamanan agar masyarakat dapat menjalankan tradisi dengan nyaman dan aman.
“Kami bersama tiga pilar melakukan pemantauan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib dan lancar. Selain itu, kami juga mengajak warga untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi budaya yang berkembang di masyarakat merupakan bagian dari kekayaan lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan selama tidak bertentangan dengan aturan serta tetap memperhatikan ketertiban umum.
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme warga yang mengikuti prosesi pengambilan air dari tujuh mata air yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 1 Suro. Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menegaskan bahwa jajaran Bhabinkamtibmas terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Kami mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan melestarikan budaya lokal. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memberikan rasa aman serta memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan tertib,” kata Kompol Siswandi.
Selama pelaksanaan kegiatan pemantauan tradisi ngangsu air berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Pesantren terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. Kegiatan berjalan lancar hingga seluruh rangkaian selesai dilaksanakan









Users Today : 1625
Users Yesterday : 1993
Total Users : 393571
Views Today : 7079
Total views : 2468149
Who's Online : 18